penghargaan

fiskeu

eproposal

statistik

harga

Info Lelang & Pengadaan

LAKIP

 

 

SAMARINDA – Dalam upaya meningkatkan kinerja dan sinkronisasi sektor pertanian sekaligus percepatan pencapaian ketahanan dan kemandirian pangan, Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) menggelar Rapat Koordinasi Pangan se-Kaltim Tahun 2016.

Kegiatan yang digelar dua hari (2-3 Maret) itu diikuti 450 peserta terdiri dari pejabat Kementerian Pertanian, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan instansi vertikal, DPRD, SKPD lingkup provinsi maupun kabupaten dan kota se-Kaltim serta kemitraan, swasta dan perbankan.

Rakor dibuka oleh Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, dalam arahannya Gubernur menyampaikan beberapa hal

Pertama,  Visi, Sasaran dan perlunya kita mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan di Kalimantan Timur;

Kedua, Ketersediaan dan Efek dari Konsumsi pangan terhadap penduduk Kaltim;

Ketiga, Pengembangan Peran Lembaga Teknis dan Pemanfaatan Sumber Daya Lahan, dan Air;

Keempat, Kesepakatan Pencapaian Target Produksi Pangan 2016 – 2017; dan

Kelima, Usulan Dukungan Pemerintah Dalam Mewujudkan Kemandirian Pangan dan Pengembangan Ekonomi berbasis Agroindustri di Kalimantan Timur;

    

“Untuk mencapai target-target itu saya minta kita harus berpikir dan bekerja secara komprehensif integral,” kata Awang Faroek Ishak saat membuka Rakor Pangan se-Kaltim Tahun 2016,

“Penyuluh pertanian, kehutanan, perikanan dan perkebunan menjadi faktor penting dalam pembangunan ketahanan pangan, oleh karena itu peran dan fungsi PPL dalam pengembangan pertanian perlu ditingkatkan dengan memperkuat sinergi dan koordinasi kegiatan penyuluhan dengan SKPD terkait,”ujarnya

 

Pada kesempatan ini Dinas Perkebunan kab. Berau diwakili oleh Ir. Hj. Dahniar Ratnawati, M.Si (sekretaris), Mansur Tanca, STP (Kabid BUP), Supandi, S.Sos, M.Si (Kabid Produksi), Saiful Rizali, SE (Kasubbag Penyusunan Program) serta 2 orang staff pelaksana.

Acara yang berlangsung di Pendopo Lamin etam tersebut dirangkai dengan penandatanganan kerjasama antara Pemprov Kaltim dengan TNI serta pemerintah kabupaten/kota dan lembaga legislatif.

 

Rakor dihadiri Ketua DPRD Kaltim  HM Syahrun HS, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Walikota Balikpapan HM Rizal Effendi, Bupati Kutai Timur H Ismunandar dan Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan Ismail serta Plt Sekkab Kutai Kartanegara H Marli.

Sejumlah penghargaan juga diberikan Pemprov Kaltim kepada para pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan perikanan dan kelauatan di Kaltim

 

          

     

Selanjutnya, pada hari kedua dilaksanakan rakor teknis oleh masing - masing instansi, untuk Disbun menyelenggarakan Rapat Koordinasi Perkebunan bertempat di Hotel Selyca jalan Bhayangkara. Rakorbun bertemakan "Mendorong Kawasan Perkebunan Dalam mendukung Peningkatan Ketahanan Pangan dan Energy Yang Berkelanjutan" dengan beberapa bahasan topik utama, diantaranya kebijakan dan strategi dalam menantang MEA, Pengembangan Industri hilir berbasis CPO,Evaluasi RPJMD serta Pedomaan umum pelaksanaan Dana Perkebunan Sawit/CPO Fund yang disampaikan oleh Ir. Murdwi Astuti dari Dirjenbun sebagai narasumber.

Pada kesempatan yang baik ini Dinas Perkebunan Kab. Berau mengemukakan beberapa pandangan dan pendapatnya, disampaikan bahwa Pembangunan Perkebunan di Kab. Berau secara umum dinilai cukup baik, beberapa permasalahan yang ada salah satunya adalah penyelesaian persoalan lahan perkebunan yang semula berada di APL/KBNK menjadi KBK. (hdy)

 

          

 

 

 

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to Twitter